Hari Pernikahan

766 Words

Hari yang dinantikan akhirnya tiba. Hari pernikahan Steve dan Nora. Di dalam gereja yang megah, mereka berdiri di altar, saling memandang dengan penuh perasaan. Steve memandang Nora dengan kagum. ‘Wanita ini memang benar-benar cantik,’ puji Steve dalam hatinya. Nora menelan salivanya, mencoba meredakan kegugupan dalam dirinya. Berdiri di altar untuk kedua kalinya dengan orang yang sama, namun tetap saja meninggalkan perasaan yang mendebarkan hatinya. Ia merasakan tatapan penuh cinta dari Steve yang membuatnya semakin gugup. “Apa kau gugup? Padahal kita sudah pernah berdiri di sini beberapa bulan yang lalu,” kata Steve pelan, suaranya lembut di tengah suasana yang khidmat. “Ya, aku tahu. Hanya saja, rasa gugup itu tetap ada. Dulu, hanya kita berdua. Sekarang, banyak sekali tamu yang da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD