Episode 66 Kedua kesatria saling berhadapan, menghunusakn pedang mereka masing-masing, angin bertiup sepoi membelai lembut surai kehitaman sang pangeran Bintang Tenggara. Jendral Feng Xio melompat ke udara lalu menyerang Zein, pria bermata safir tersebut menahan serangan dengan pedang muliknya. Trang… Hingga terjadi sebuah benturan dari kedua besi tersebut, iris safir bertatapan dengan iris kecoklatan. Feng Xiou terus memberikan tekanan pada pedangnya sedangkan Zein hanya bisa menahan, tubuhnya belum sehat bahkan untuk memegang senjata saja masih terasa sangat kaku.”Dimana kekuatan yang kau banggakan itu, jendral Feng? Bukankah kau tadi sangat bersemangat ingin bertarung denganku?” Pria bermata safir tersebut mengeluarkan kalimat untuk memprovokasi sang jendral, emosi adalah senjata u

