episode 84

1007 Words

Episode 84 Paras manja tersenyum menyapa mentari pagi, sinar pancaran mata tak mampu mengalihkan perhatian sosok permata safir di depannya. Tak mampu untuk menolak keinginan sang permata hati untuk selalu memaafkan. “Lupakanlah.” Zein tidak menanggapi dengan emosi ucapan permintak maafan sang istri, karena sesungguhnya dia juga merasa bersalah dengan berbohong. Ia sama sekali memang tidak mengatakan apapun pada Mahesa, justru pria tersebut yang datang padanya dan menjelaskan semua hingga dirinya bisa mengatakan hal ini. Sekar Wangi merasa sangat bersukur dan senang karena sang suami bersedia memaafkannya, sedang Zazira sangat kesal dan dongkol karena sepasang suami istri tersebut kembali akur lagi. “Baiklah, bagaimana kalau sekarang kita kembali? Putri Sekar tidak akan ikut dalam perja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD