Episode 48 Mahesa membawa Zein Zulkarnain ke rumah seorang tabib wanita, letaknya tidak jauh dari kota Beras kutah, tabib wanita tersebut terkenal ampun saat mengobati pasien. “Tabib, bagaimana keadaan pangeran Zein?” tanyanya setelah tabib tersebut selesai memeriksa denyut nadi sang pangeran. “Dia terkena racun langka, saya akan memberikan obat untuk meredakan nyeri dan memperlambat racun tersebut. Tetapi … racun itu hanya bisa disembuhkan dengan bunga seribu tahun. Bunga tersebut berada di puncak raung.” Tabib wanita tersebut menjelaskan. Mahesa terdiam, setiap tabib yang ditemui mereka akan selalu memberikan jawaban seperti itu, kemungkinan besar memang dirinya harus pergi ke puncak raung dan mengambil bunga tersebut, namun belum tentu ketika sang pangeran sadar ia akan mengizinkan

