8 | Reuni Sentuhan Mantan

1708 Words

Suara hujan yang menghantam atap kontrakan mendadak berubah menjadi latar musik yang meredam segalanya. Menyisakan ruang hampa di antara Banyu dan Wening yang kini benar-benar melebur. Jarak tipis yang tadi memisahkan mereka musnah, berganti dengan pagutan yang sarat akan dahaga rindu selama lima tahun. Banyu mencium Wening dengan cara yang menyakitkan sekaligus memuja. Ada kemarahan yang ia tumpahkan di sana, tapi lebih banyak lagi rasa cinta yang tak pernah benar-benar mati meski ia mencoba membunuhnya setiap hari di bengkel yang bising. Wening, yang semula mematung dengan sisa-sisa gengsi yang rapuh, perlahan kehilangan kekuatannya. Tangannya yang tadi meremas lengan gaunnya sendiri kini bergerak tanpa sadar. Mencengkeram kaus hitam Banyu yang terasa hangat. Ia membalas ciuman itu de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD