Bab.15 Kamu Masih Mencintainya?

1012 Words

  "Maharaniiiii!!!!" teriakan Melani dari ujung telpon sungguh membuat telinga Rani berdenging, sampai-sampai Rani harus menjauhkan ponselnya.   "Apaan sih, Lan?" gerutunya jengkel. Baru saja dia sampai di kantor sudah dapat telpon nggak jelas dari adiknya.   "Makasih ya, Ran. Ya Allah banyak banget kadonya. Suamiku sampai kaget lho," ujar Lani dengan diselingi tawa bahagia.   "Kado apa?" Rani meletakkan tas di mejanya dan duduk dengan nyaman di kubikelnya.   "Kamu yang ngirim kado kok kamu yang nanya. Gimana sih?"   "Lan, sumpah aku nggak tau. Rencananya pulang kerja nanti baru aku mau beliin kado buat bayi kamu," sahut Rani bingung.   "Lhoh, trus semua kado ini dari siapa? Wong jelas-jelas tulisannya dari Maharani kok. Masa aku salah baca?" Lani terdengar bingung juga. "Sayang, cob

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD