"Hari ini ayah udah boleh pulang," kata Rani saat mereka sedang duduk di gazebo yang ada di belakang rumah. Menghadap kolam renang sambil menunggu senja tenggelam. "Oh, ya? Kata siapa?" "Tadi Melani telpon," sahut Rani sambil meletakkan kepalanya di pundak Damian. "Eh, gimana pertemuan kamu sama ayah? Dari kemarin kamu belum cerita lho." "Aku udah ngomong baik-baik sama ayah kamu. Pokoknya aku berusaha semampuku untuk menjelaskan kalau kita nggak mungkin berpisah. Selain karna kamu hamil, aku juga nggak mau melepaskanmu begitu saja," jelas Damian seraya meremas tangan Rani yang ada di genggamannya. "Trus ayah gimana?" "Awalnya sih kaget, tapi ekspresi wajahnya langsung berubah gitu." "Berubah gimana?" "Waktu aku datang, ayah tuh kelihatan marah banget, kayak mau maki

