Setelah Damian mengetahui bahwa istrinya mengalami pendarahan ringan, pria itu melarang Rani keluar dari rumah. Bahkan Damian sengaja menaruh satu pelayan dan juga Jeff untuk berjaga di depan kamar Rani saat Damian pergi bekerja. Mereka berdua bertugas mengawasi Rani agar gadis itu tidak kabur dan melakukan hal-hal yang bisa membahayakan janinnya. Tentu saja Rani tak bisa membantah, sekalipun hatinya merasa sedikit jengkel. Karna jujur saja, Rani bukan tipe perempuan yang bisa diam saja di rumah. Gadis itu pasti akan merasa bosan luar biasa. Apalagi setelah beberapa hari kegiatannya hanya itu-itu saja. Makan, muntah, minum vitamin, tidur, makan lagi, muntah lagi, minum vitamin lagi dan tidur. Begitu terus, berulang-ulang. "Mau makan yang lain?" tanya Damian saat melihat Rani

