"Jadi mereka sering bertemu?" tanya Widya pada salah satu orang kepercayaannya. "Iya, benar. Kemarin saya melihat Pak Henry menemui Ibu Maya di restoran. Seperti hari-hari sebelumnya, Pak Henry juga sering mengunjungi rumah Bu Maya. Bahkan beliau juga yang membayar semua biaya rumah sakit anaknya Bu Maya." "Maksud kamu Karin?" tanya Widya membelalak kaget. "Iya, benar," sahut si asisten. "Baru-baru ini Karin masuk rumah sakit karna pingsan di apartemennya." "Kok kamu nggak laporan ke saya?" "Saya pikir Bu Widya sudah tau. Karna orang yang membawa Karin ke rumah sakit itu adalah Pak Damian." "Oh ya? Kok bisa?" "Karin sekarang menjabat sebagai sekretaris Pak Damian di kantor. Apakah hal itu juga atas persetujuan Bu Widya?" "Karin jadi sekretaris Damian?" "Iya, be

