Setelah menemui salah satu sahabatnya, yang berprofesi sebagai dokter untuk melakukan tes DNA, Widya mampir sebentar di galeri Devan. Namun putranya itu ternyata tidak ada di galeri, jadi Widya bergegas pergi ke apartemen. Karna mungkin saja Dev sedang berada di apartemennya. Wanita itu berniat membeli beberapa lukisan untuk di gunakan sebagai hiasan dinding di Florist yang akan di kelola oleh Rani. Setelah sampai di unit apartemen Dev yang tergolong cukup mewah, Widya segera menekan bel pintunya. Tak berapa lama kemudian Dev muncul dengan membuka pintunya sedikit, membuat Widya merasa heran. "Dev, Mami boleh masuk, kan?" tanya Widya dengan kening mengernyit. Pria tampan itu tampak menggaruk tengkuknya sambil sesekali menoleh ke belakang. "Dev? Kamu nyembunyiin apa d

