Bab.135 Kesabaranku Ada Batasnya

1068 Words

  "Ponakan kamu lucu ya," gumam Damian saat mobil mereka berhenti di lampu lalu lintas yang menyala merah.   "Iya, lucu," sahut Rani dengan senyum yang sedikit di paksakan. Entah mengapa hatinya sedikit sakit saat mendengar Damian memuji anak dari Melani. Terlihat sekali wajah Damian tersenyum bahagia saat menceritakan tentang tingkah Orel yang memang menggemaskan.   "Kamu kapan waktunya cek ke dokter kandungan?" tanya Damian, seraya menjalankan mobilnya lagi setelah lampu di depannya berubah hijau.   "Minggu depan kayaknya."   "Semoga nggak ada masalah apa-apa ya. Biar kamu cepat hamil lagi."   Seketika Rani menoleh, menatap suaminya yang masih tersenyum-senyum.   "Kamu pengen banget ya aku hamil lagi?"   Damian mengangguk cepat. "Ya jelas dong. Memang kamu nggak pengen?"   "Kalau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD