"Tenanglah, Pak. Aku akan membantu untuk mengobatimu. Tidak perlu merasa tersiksa, karena aku sudah datang." Ujar Indri Seraya mendekati Alan yang sedang berusaha untuk menenangkan dirinya. "Pak Alan, anda baik-baik saja?" tanya Indri sok formal seraya menyentuh lengan Alan, namun langsung di tepis oleh Alan karen Alan masih sedikit sadar. Sayangnya Indri tidak menyerah. Indri kembali mendekati Alan, dan menarik lengan Alan secara paksa, hingga Alan yang merasakan hal yang semakin aneh pada tubuhnya saat bersentuhan dengan kulit Indri merasa semakin gila. Indri merebahkan tubuh tak berdaya Alan di sofa, dan mengelus d**a Alan dengan lembut, sengaja memancing nafsu yang memang sudah terpancing karena obat, hingga membuat Alan semakin menggila. Yah, Indri sengaja meletakkan obat perang

