"Kau! Beraninya kau mengganggu ku!" ujar Tiara menunjuk wajah Indri dengan penuh kemarahan. Alan langsung berdiri dan dan Pyar Alan dengan kuat menampar pipi Indri, hingga tubuh Indri terjatuh ke lantai, dan dengan refleksnya Indri mengusap cairan merah yang mulai keluar dari sudut bibirnya. Alan melangkah mendekati Indri, dan ingin mencengkram leher Indri, namun dengan cepat Tiara menahan tangan Alan. "Sayang, jangan sentuh kulit wanita lain. Nanti aku cemburu." Ujar Tiara dengan penuh kelembutan, namun bukan memiliki makna Tiara benar-benar cemburu, melainkan ke sebuah keberanian, dimana Tiara merasa mampu mengatasi Indri sendiri tanpa harus Alan sendiri yang turun Tangan. Alan berdiri di belakang Tiara, karena Alan tidak ingin Indri menyakiti Tiara. Tiara maju beberapa langkah

