BAB 33 GOODBYE, YOU

1527 Words

Ketika Nadia bangun, langit masih gelap. Setelah itu meregangkan ototnya beberapa kali hingga kesadarannya terkumpul. Gadis itu beranjak menuju kamar mandi. Ia teringat bahwa pagi ini dia harus pergi. “Nadia,” Alvin mengetuk pintu kamar adiknya pelan. Nadia yang tengah bersiap sedikit terkejut. Ada rasa takut kalau Alvin akan menyadari kepergiannya. “Iya , bentar,” sahutnya lantang. Ia segera menata hati dan fikirannya. Barang-barang yang akan dibawanya telah ia tepikan agar tidak terlihat dari pintu. Cklek! Begitu membuka pintu ternyata Alvin tengan duduk di sofa. Dengan penampilannya yang rapi. Di meja juga sudah tersaji roti panggang dan s**u cokelat. “Sarapan dulu sini,” Nadia mengangguk patuh pada kakaknya. “Siapa yang bikin?” tanyanya begitu bisa meguasai hatinya. “Aku lah, em

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD