BAB 15 BIMBANG

1490 Words

Sesampainya di kantor, Nadia melangkah menuju ruangan Alvin. Dengan langkah agak malas. Bukan malas dengan Alvin, melainkan dengan dirinya sendiri. Padahal ia berniat menghindari Alvin hari ini. Sekarang apa? Justru ia sendiri yang datang menghampiri Alvin. “Kak Alvin ada?” tanya Nadia sesampainya didepan ruangan kakaknya itu pada sekretaris Alvin, Ratna. “Pak Alvin masih ada meeting pagi dengan tim Humas, Bu Nadia,” jawab Ratna dengan antusias. Ratna adalah salah satu fans berat Nadia. Menurutnya, Nadia merupakan wanita yang sangat menginspirasi. Masih muda, cerdas dengan pemikiran yang luar biasa serta karir yang bagus. Untuk hal yang terakhir Ratna sangat menyadari kalau itu juga berkat sepak terjang keluarganya yang tidak main-main. “Ah, masih lama ya?” Nadia menimbang ragu. Ada hal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD