BAB 30 RENCANA NADIA

1352 Words

Nadia sedang makan malam bertiga dengan ayah dan ibunya karena Alvin memang belum pulang dari kantor. Dimata Nadia, wajah kedua orang tuanya tampak semakin bahagia. Terlebih setelah kakaknya mengatakan akan segera menikah. Hati Nadia serasa teriris. Kebahagiaan keduanya adalah poros bagi dunia Nadia. Ia sungguh tidak sanggup mematahkan kebahagiaan mereka dengan menuruti egonya. “Nadia, kamu kenapa, Sayang? Akhir-akhir ini, Mamah lihat kamu sering banget ngelamun,” tegur Kartika yang melihat nasi dipiring putrinya tak kunjung berkurang. Nadia mengerjap pelan. “Eh, enggak kok. Nadia baik-baik aja kok, Mah,” ujarnya berusaha menutupi kekalutannya sesempurna mungkin. Ia juga sedang menimang, bagaimana caranya merayu kedua orang tuanya agar mengijinkan dia melanjutkan Master ke Nevada. Atau l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD