Mauren baru saja masuk ke kamar rawatnya dan di sana sudah ada kedua mertuanya. "Selamat ya sayang sudah jadi ibu dan terima kasih sudah memberikan kami cucu" ucap Nancy mencium menantunya. "Iya mah Mauren bahagia banget" ucap Mauren dengan wajah berbinarnya. "Babynya mana Ar" tanya Nancy. "Masih di ruang bayi mah dan sebentar lagi juga diantar ke sini" ucap Aryan. Pria tampan itu duduk ditepi ranjang Mauren dan sedari tadi tak hentinya ia memeluk istrinya tersebut, ia begitu enggan untuk melepaskannya, ia sangat bahagia karena wanita yang saat ini berada dalam pelukannya tersebut telah memberikannya seorang putra tampan. "Sudah kali nak pelukannya" ucap Chandra. "Aryan takut dia lepas pah makanya dipeluk terus" ucap Aryan tertawa. "Emangnya aku burung bisa lepas" ucap Mauren yang

