Selesai makan, Bisma dan Lara duduk diruang keluarga sambil menonton Parmi yang membereskan meja makan dan menyediakan mereka dua cangkir minuman hangat beserta cemilannya. Bisma segera menghempaskan tubuhnya ke sofa setelah memilih film yang akan mereka tonton dan hampir saja menenggelamkan Lara di dalam pelukannya di sofa yang empuk itu. “Mas, jangan gini ah, gak enak dilihat bu Parmi,” ucap Lara panik karena Bisma seolah berada diatas tubuhnya. Bisma tampak tak peduli dan segera menarik Lara agar bersandar di dadanya. “Lara–” panggil Bisma tiba-tiba ketika mereka mulai asik nonton. “Ya?” “Sepertinya kita harus lebih serius untuk membicarakan hubungan kita ke arah pernikahan,” ucap Bisma perlahan. Tubuh Lara terasa menegang, membuat Bisma mengeratkan pelukannya agar gadis itu

