21. Cerita Anne

1030 Words

Angelia langsung melangkah mundur, dia tidak mengetahui dengan jelas apa yang baru saja memegang tangannya. Yang jelas wanita itu tidak ingin lagi berinisiatif untuk menutup jendela tersebut, membiarkan jendela di sana terbuka begitu saja. Ada rasa takut dalam dirinya, takut atas sesuatu hal yang dia mungkin kurang lebih mengerti siapa sosok mereka. Namun ia sama sekali tidak bisa terbiasa dengan kehadiran mereka, apa lagi dengan niat mereka yang jahat seakan bisa mempengaruhi kesehatannya baik secara fisik maupun mental. Dia terus berjalan mundur hingga ia harus mengehentikan langkah kakinya ketika ia mengenai brankar yang ditempati oleh Brian. "Kumohon bangunlah, Brian..." Angelia menggenggam sebelah tangan Brian yang tidak dipasang jarum infus dengan erat, meremas jari-jemari pria itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD