Karena kekesalan Darren pada Ilona, yang sengaja berdrama, membuat data skripsi Darren gagal. Darren ingin melampiaskan dengan bercinta dengan kasar. Darren mencium bibir Ilona dengan rakus dan kasur, sampai bibir kekasihnya berdarah. Ciuman Darren turun ke leher Ilona, ia menciumnya dengan kasar sambil menghisap dan memberi tanda-tanda, yang besar-besar. Darren membuka pakian Ilona dengan menyobeknya. Ya, baju itu di koyak. "Pelan-pelan yang." Darren kalap. Darren menggeleng. "Jangan drama lagi. Aku nggak suka cewek agresif." Retak seribu. Tubuh Ilona mendadak kaku dan bisu. Ilona memandang dengan kosong. Dan menyeka darah di bibirnya yang terasa perih. Ia merasa bahwa apa yang ia lakukan selama ini benar. Tapi, Darren marah. Bukan lagi Darren yang ia kenal. "Kamu marah?" Tud

