Chapter 34

2237 Words

*sayang, datang ya, aku sidang.* Entah ada muka atau tidak, masih subuh buta dan Darren memberi Ilona pesan ini, sudah seminggu lebih dan Darrem tak kunjung kembali. Ilona tak bisa tidur nyenyak, setelah ia hamil, ia merasa banyak kejanggalan. Seperti, buang air yang kelewat laju dan setiap saat. *sayang datang ya.* Ilona hanya membaca pesan itu. *aku kangen kamu.* air mata Ilona menetes. Ia merindukan Darren, sudah terbiasa mencium aroma Darren, dan tiba-tiba sosoknya menghilang, membuat Ilona suka uring-uringan, apalagi dirinya begitu sensitif sekarang. Tidak tahan, Ilona mengambil baju Darren yang ditinggalkan. Ia mencium baju itu, dan menggosok-gosokkan ke perutnya. Ilona harus memberi kejutan pada Darren. Darren harus tahu, dirinya hamil. Inilah hal yang mereka tunggu-tung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD