Chapter 43

1368 Words

"Gitu bangat ngancamnya?" Tanya Darren tak percaya. "Biar aja! Aku lakuin buat kamu." Darren menghela napasnya kasar. "Jadi?" Ilona turun dari pangkuan Darren. Ia takut, tiba-tiba ada yang memergoki mereka dengan pose yang tidak layak ditontonkan. Walau mereka sedang tersandung kasus yang lebih memalukan. "Temui seseorang, dia akan memberi petunjuk siapa itu. Tapi... kontrol emosi kamu." Ilona mengangguk. Dalam hatinya sudah berkedut, tangannya sudah gatal. "Orang itu, akan memberi kamu pesan." Adrenalin Ilona memacu sampai ubun-ubunnya, jiwanya berkobar. Ia ingin memenangkan perang ini. "Udah ngalahin Holmes aja." Kata Ilona sewot. Darren tersenyum. "Bibirku sulit berucap, siapa dia. You'll know soon." Ilona mendekat kearah Darren. Tiba-tiba, ia menarik kerah baju Darren. "S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD