Chapter 41

1423 Words

"Berarti aku juga yang menyebarkan video itu." Kata Ilona menatap Darren. Darren menggeleng, ia mengecup bibir Ilona. "Aku serius sayang." Ilona tertawa dengan lelucon Darren, yang terdengar begitu garing, bahkan krenyes. "Kamu bukan orang bodoh, kamu tidak mungkin menghancurkan masa depanmu, dengan memasukan diri kedalam kandang buaya." "Ah, pacarku memang mengemaskan." Ilona mencubit belakang Darren yang telanjang. Keduanya masih menyatu. Keduanya masih berpelukan, sangat intim. "Jangan menyakitiku, untuk beribu kalinya." Pinta Ilona. Darren sudah berkali-kali, membuatnya menderita. Dan memang hanya Darren yang berpotensi membuat hatinya koyak. "I don't mean to hurt you." Ilona menggeleng. Terkadang, apa yang keluar dari mulut Darren terdengar seperti racun, sekaligus penawar racun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD