Kania bangun dari tidurnya saat jam sudah menunjukkan pukul satu siang, Kania langsung mengajak anaknya ke bawah. Sudah waktunya untuk makan siang, dan tumben saja dia merasakan lapar saat jam segini. Dia juga mengingatkan suaminya agar tidak melupakan makan siangnya. Dia tau Alend tipe orang yang kadang mengesampingkan pola makannya karena kesibukan yang di lakoninya itu. seperti tebakannya, suaminya lupa tidak makan siang karena baru selesai mempelajari beberapa berkas mau marah tapi kasihan juga suaminya. Dia cuman khawatir kalau suaminya sakit nantinya. “Arka, bentar lagi papah pulang” ucap Alend sebelum menutup telponnya. “hati hati Mas” balas Kania. “Iya sayang, see you” Alend langsung menutup telponnya, dia sangat sibuk sekarang tapi setidaknya dia senang karena Kania sangat

