guntur berjalan di pagi yang cerah saat itu tiba-tiba ada seseorang cewek naik sepeda yang tidak terkendali menabrak guntur yang lagi menuju sekolah braaak..
adow sakit sekali,, aku mengerang kesakitan sementara cewek yang nabrak aku tertimpa sepeda nya sendiri. aku pun berdiri sedikit membersihkan bajuku yang agak kotor karena terjatuh. tanpa peduli aku sama cewek itu yang masih di atas aspal kubiarkan saja. dia memohon minta tolong tapi hatiku jadi cair juga karena mengiba..
sial kepala hajat aku ketemu lagi sama cewek yang nabrak ku tadi oh ternyata dia murid pindahan, apalagi satu kelas dengan ku. matilah aku gimana ya,, pura gak kenal saja,, siapa tau dia lupa,, kata dalam hati. entah kenapa teman sebangku pindah duduk kesebelah. aku berdoa agar dia ga duduk ditempat ku.
ibu dewi meminta sumiroh perkenalkan diri. sumiroh perkenal dirinya dan menceritakan tentang sekolah nya yang sebelumnya, dia murid pindahan dari SMKN 1 surabaya dengan alasan ikut orang tua nya yang pindah kerja. ibu dewi meminta padaku agar sumiroh duduk dekat ku yang kebetulan kosong gara gara si Adit yang pindah. aku menatap adit, dia cuma nyengir mungkin disengaja.
sumiroh duduk di sebelah ku tapi aku tak peduli, dia mencoba untuk melihat liat ku karena ingat kejadian tadi pagi tadi, aku hanya bisa menahan geliku. sementara vanelsya melirikku pertanda ada yang aneh padaku. aku beri isyarat aku baik baik saja,, diapun ajak aku ngobrol nanti siang pas istirahat.
bel istirahat berbunyi perut minta diisi saking laper nya ga sarapan pagi, sumiroh menawariku roti tawar lapis dengan selai stroberi kesukaannya. tampa basa basi dari tadi nahan lapar aku makan dengan lahap,, dia ketawain aku yang terlihat lucu.. aku jadi malu sendiri. vanelsya memanggilku seperti nya ada yang mau dia katakan aku mintak permisi sama sumiroh,,
"miroh aku mau keluar ya"
ah ngapain kak"
anu itu ada keperluan boleh kan""
iya deh kak jangan lama lama ya"""
anjirr jawabku dalam hati kenapa harus minta ijin segala lagi emang dia pacarku bodoh ah,, gumamku. vanelsya sudah menunggu ku dari tadi. dia mukanya sudah tidak bersahabat alias kesal. vanelsya mencak karena sebel samaku..
nel" kenapa lu?
ah lu sih kelamaan""
emangnya lu mau apaan? kok serius amat lu cemburu ya,,,, ledekku...
enak saja kalau iya kenapa gun?
ha ha""
vanelsya menabok ku kuat kuat aku mengerang kesakitan malah makin menjadi jadi. entah kenapa vanelsya agak berbeda sekarang mungkin kah dia mencintaiku atau aku yang kepedean. kucoba mencari tau apa yang ada dalam pikiran nya. asik bercanda dengan vanelsya ternyata sumiroh melihat ku dari tadi. wajahnya memerah entah kenapa dia menjadi aneh membuat aku jadi penasaran dengan dua gadis cantik ini.
tak terasa waktu cepat berlalu waktu nya jam pulang. setelah 3 jam sibuk belajar matematika yang membuat otak butuh refresing. gun tungguin aku dong,,, suaranya mirip suara vanelsya ternyata benar dia.
"kangen ya beb""
anjirr beb segala lagi ""
canda kok"cius amat ""
Tiba-tiba vanelsya mencium pipi ku dan kabur dengan wajahnya yang memerah,, mimpi apa gue ni kok bisa,, what is that fist kiss. oh my god,, kataku gembira. sumiroh memukul pundakku yang dari tadi melihat ku bertingkah aneh. betapa malu nya aku. aku menutupi wajahku,, dia malah membuka paksa dengan menarik tanganku.
ihh "" gun lu napa sih sebel deh""
aih"" anu "
anu apaan sih?
aku lupa """.
anjirr ""
aku pun bingung dengan sumiroh dia cantik baik tapi vanelsya mau bawa kemana.. dilepas tak rela dijadikan pacar dua-duanya nanti terluka gimana ni.. aku bertanya dalam hatiku. sumiroh mencubit ku yang dari tadi ngomong ga ku dengar dia bete sambil meletakan tangan dipinggang. aku peluk dia sebentar entah apa yang kulakukan dia menginjak kakiku.. aku merintih kesakitan dan ditambah pukulan dikepala adoow,,, sial sakit tauu ,, sumiroh ga nyahut dan menaiki sepedanya da kabur dah....
menjelang malam vanelsya mampir ke rumah ku dengan alasan mau minta tolong bantuin dia pura pura jadi pacarnya karena takut dikenalin sama anak teman rekan kerja papanya. dia takut jadi syarat bisnis agar lancar dengan cara menjodohkan kedua anaknya. guntur memeluk vanelsya dan mencium bibir vanelsya dengan gairah
vanelsya ikut membalas hingga meraba payudaranya vanelsya yang lembut.
hingga terjadilah hubungan suami istri dalam sekejap namun keduanya sangat bergairah tak ada penyesalan.
vanelsya dan guntur pergi keretoran dimana tempat pertemuan kedua keluarga besar dalam rangka pertunangan kedua anaknya. dengan gugup, guntur dan vanelsya menghampiri papa dan mamanya..
mendadak semuanya mau duduk tiba-tiba berdiri dan kaget ada pemandangan merusak mata, hati, dan suasana bak nuklir iran menyerang pos Amerika. papa vanelsya menampar guntur berulang kali..
"anak kurang ajar ""
"papa maafin vanelsya pa"
tidak bisa kamu harus tinggalkan dia bikin malu papa saja "
"kau juga laki laki miskin pergi sana "
papa vanelsya diuar kendali guntur terpaksa pergi demi keamanan suasana di restoran. papa vanelsya sangat malu meminta maaf pada temannya ga sepantasnya ini terjadi karena ini diluar perkiraan saja...