Pagi itu, kunci kecil di saku blazer Aira terasa seolah-olah memiliki berat berton-ton. Itu bukan sekadar logam; itu adalah pernyataan dari Reyhan. Meskipun secara administratif Aira bekerja untuk firma mitra, ia kini memiliki akses ke "benteng" terdalam Reyhan tanpa harus melewati tatapan menghakimi dari lantai 22. Aira memutuskan untuk menggunakan kunci itu pertama kalinya pada pukul 10.00 pagi. Ia membawa map berisi laporan progres material Lumière yang harus ditandatangani segera. Alih-alih melewati lobi utama, ia menggunakan lift privat di area parkir yang langsung menuju lantai eksekutif—sebuah jalur yang biasanya hanya digunakan oleh jajaran direksi. Saat pintu lift berdenting terbuka di lantai 22, suasana terasa sangat tenang. Aira berjalan cepat menuju pintu samping ruangan Reyh

