Tiga Puluh Empat

1109 Words

Maaf banyak typo Ayu melirik takut dan malu kearah Caraka yang dari tadi hanya duduk diam di sampingnya. Caraka hanya bungkam sejak Ayu mengatakan kekurangan dan kebobrokan dirinya yang sudah tidak suci lagi. Tapi, Caraka 5 menit yang lalu memang tidak mengeluarkan suara apapun. Tapi, Caraka dengan lembut menuntunya ke kursi panjang yang ada di taman depan sekolah di bawah pohon beringin yang super lebat ini. Dan Ayu merasa sangat tidak nyaman dan enak dengan suasana yang menguar antara dirinya dengan Caraka. Duduk diam dengan tubuh yang terlihat tegang antara satu sama lain detik ini. Caraka yang 2 hari yang lalu di malam hari, berani melamarnya lewat video call. Kalau Ayu setuju, maka Caraka akan langsung membawa kedua orang tuanya pada pagi hari itu juga. Untuk melakukan lam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD