Surat Cinta

1868 Words

Cewek sombong katanya sampah. Tapi yang gak bisa menjaga harga dirinya, jauh lebih nyampah! -Algifary- ¶¶¶ "Pedekate sekeras ini, gue rela demi untuk dapetin lo, Ga." Disya mengoceh memegang pena serta kertas berwarna biru cerah. Surat cinta, katanya. Dan ini adalah saran dari teman-temannya. Disya menurut, karena mungkin ini memang cara paling ampuh. Kebingungan melanda, Disya tak pernah menulis surat sebelumnya. Dan tiba-tiba? Dia harus berpuisi. Ini gila! Masih sibuk, ponsel gadis itu bergetar, menampilkan nomor tak dikenal. Lagi? Mungkinkah itu Zendro? Bukankah Disya sudah memblokir nomor cowok tak jelas itu. "Halo," "Good night, honey..." Menggeram dengan mata terpejam rapat. Disya hapal siapa si pemilik suara. "Lo! Ngapain lo telpon gue lagi?!" "Gue kangen. Boleh dikangen b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD