Faktanya, ujian selalu datang kepada mereka yang tidak pernah menyibukkan diri untuk memanen pujian. -Ladisya- ¶¶¶ Memilih merebahkan tubuhnya yang terasa pegal, plus sepulangnya tadi di jalan mendapatkan kendala cukup berarti. Terima kasih pada yang di atas karena kedatangan Zendro. Jika tidak, mungkin saja Algi akan berubah menjadi dadar gulung. Pulang membawa luka lebam, atau lebih parahnya lagi masuk rumah sakit. Menerima ocehan Mamanya. Mendapat wejangan pedas dari sang Papa. Ataupun nasihat berisi ejekan menyebalkan lewat video call dari sang Kakak. "Ngomong-ngomong, kenapa tu ratu bully ada di sana? Keliatan kek orang gila." komentar Algi menjadikan dua tangannya sebagai bantal. Tak sengaja Algi melihat Disya yang tidak mengenakan alas kaki, rambutnya kusut, matanya sembab, bi

