Prraanggg prraanggg!! Alena menghancurkan semua barang yang ada di dalam kamar yang di tempatinya. Dia sungguh marah karena ternyata diam-diam Bryan belum bisa melupakan Clara. "Alena sudah! Kamu bisa menghancurkan semua barang di rumah ini!." Tamara datang dan memberi peringatan pada putrinya yang menggila. "Bryan keterlaluan mama, aku tidak boleh menyingkirkan barang-barang di rumah ini ataupun menyentuhnya. Karena semua berhubungan dengan Clara, Bryan memang sudah gila karena wanita itu. Aku tidak terima diperlakukan seperti ini. Karena aku sudah menjadi istrinya." Alena histeris dengan mata yang sembab, kebenciannya pada Clara semakin menumpuk saja. "Mama nanti akan berbicara kepadanya. Jadi kamu tidak perlu khawatir, Bryan akan tetap menjadi suamimu sampai kapanpun." Tamara b

