54. Keinginan Pandji

2039 Words

Kaki jenjang Pandji terus melangkah. Pria empat puluhan itu mencari lowongan pekerjaan sejak pagi tadi dan hingga matahari berada di atas, dia belum juga memperoleh pekerjaan. Kemeja putih lengan panjang yang rapi setelah disetrika kini lecek. Bagian belakang kemejanya terlihat basah, membuat singlet putih di dalamnya terlihat. Sesekali Pandji mengusap keringat yang menetes dari dahinya. Cuaca sangat terik siang ini. Pandji menatap map cokelat berisi surat lamaran kerja di tangannya. Di usianya saat ini sangat sulit mencari pekerjaan, berbagai perusahaan telah Pandji datangi, namun dirinya tak kunjung diterima. Setiap perusahaan pasti lebih memilih mempekerjakan orang yang jauh lebih muda dan memiliki potensi daripada dirinya. Pandji hanya seorang mantan pengusaha yang mengalami kebang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD