Vrisya memperhatikan Rendra yang sedang memetik buah mangga dengan galah. Mereka berdua berangkat pagi-pagi sekali hanya untuk mengambil buah mangga. Pasalnya, banyak murid yang akan mengambilnya lebih dulu jika mereka berdua tidak mengambilnya pagi-pagi buta seperti ini, mereka mungkin tidak kebagian mangga yang telah matang. Tenang. SMA Trisatya memperbolehkan para muridnya untuk memanen buah yang di tanam di sekolah. Sembari menunggu Rendra yang memetik mangga, Vrisya mengedarkan pandangannya ke sekitar tempatnya berdiri. Vrisya mengerutkan keningnya kala melihat Ardaffin yang datang dengan seorang gadis. Vrisya masih memperhatikan Ardaffin dan gadis itu turun dari motor matic yang mereka tumpangi. Ardaffin membantu melepaskan helm di kepala gadis itu. Ardaffin juga merapikan rambut

