"Lo apa-apaan sih, Tha?!" Vrisya mencoba melepaskan pegangan tangan Eletha dari tangan Dhemayra. Setelah berhasil terlepas, Vrisya menarik tangan Dhemayra, menyembunyikan sang sahabat di belakang tubuhnya. Eletha terkekeh. Gadis itu menatap Dhemayra yang berada di belakang Vrisya. "Dhemayra…." Eletha lalu pergi meninggalkan Dhemayra dan Vrisya yang keheranan dengan tindakannya barusan. * * Eletha berlari menuju roof top, tempat pelariannya saat ini. Eletha membuka pintu roof top lalu menguncinya agar tidak ada siapapun yang mengganggunya. Eletha terduduk tepat di samping pintu, air mata mengalir deras di pipinya. Eletha menangis. Karena apa yang dikatakan Ardaffin benar. Dhemayra mempunyai bekas luka dipergelangan tangan kirinya. "Ini juga salah lo…." Ardaffin tersenyum miring kal

