58. Pelakor

1475 Words

Tok tok Haira mengetuk pintu rumah berwarna cokelat, namun setelah beberapa kali mengetuk tidak ada jawaban dari sang pemilik rumah. Haira cemberut, matanya tak sengaja melirik ke samping kanan pintu. Haira spontan menepuk dahinya, ada bel di sana, kenapa dia tidak menekan bel itu dan malah mengetuk pintu?! Tidak ingin berlarut-larut dalam kecerobohannya, Haira menekan bel rumah tersebut. Beberapa saat menunggu akhirnya pintu itu terbuka lebar, menampilkan sosok lelaki dengan rambut yang sedikit panjang. Haira mengulas senyum seraya melambaikan tangannya, "pagi bang Elthan!" Haira mengangkat wajahnya, mengintip ke dalam rumah. "Eletha ada di rumah 'kan?" Haira mengetahui nama Elthan karena Eletha yang memberitahunya. Selain itu Haira pernah dua kali berkunjung ke rumah Eletha, jadi waj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD