Bab 31. Menentang Keluarga

1197 Words

Didesak tanya oleh Bu Natya, jelas saja Gistara yang tadinya gencar berbicara bungkam begitu saja. Semula, orang menyudutkan Vielga, kini beralih pada Gistara yang sudah pucat pasi dan mulai mengeluarkan keringat dingin di wajahnya. Ia meremas dress yang dipakai saking gemetar. Dua tahun telah berlalu, ia pikir Areksa tidak mengetahui kebenaran itu karena Areksa pura-pura tidak tahu. Gistara sudah terlalu ceroboh, sampai tidak memperhatikan kalau ternyata dokter itu adalah temannya. Sial! Gistara jadi gelagapan lantaran tak bisa mengelak jika dirinya pernah mengugurkan kandungan. “Tante, mana mungkin aku melakukan hal setega itu pada anakku,” kata Gistara raut wajahnya dibuat-buat sedih guna menarik simpati Bu Natya. Bu Natya menarik tangannya yang dipegang Gistara. “Jangan bohong kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD