Chapter 31

314 Words

DEG Kok ada rasa tak nyaman ya? Sebegitu perhatiannya dia pada Yesa, sampai wanita itu sedang datang bulan pun suamiku tahu. Namun kembali kutepis rasa ini. Ponsel Mas Yasa berdering. Dia segera mengangkatnya. “Yes, Bro! Assalamu’alaikum,” sapanya. Dia tampak terdiam mendengarkan yang berbicara dari seberang sana. “Astagfirulloh!” ucapnya lagi tampak kaget. “Ok, Ok, makasih. Minta tolong diurus, Bro! Wa’alaikumsalam!” ucapnya. Mas Yasa mengakhiri panggilan telepon. Lalu dia duduk dan jemarinya dengan lincah mengusap layar gawainya. “Kenapa, Mas?” Aku menghampirinya dan duduk di sampingnya. “Ini, Dek. Rupanya ada yang hendak menjatuhkan kami,” ucap Mas Yasa sambil mengetuk salah satu link pada WA-nya dari kontak yang Bernama Ilham. Lalu muncullah foto-foto dalam IG di mana dia tampa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD