Benih ditengah luka

1599 Words

Pagi itu, rumah kecil di gang sempit itu udah mulai rame sama aroma tumisan bawang. Ayunda sibuk banget di dapur, nyiapin sarapan buat dia sama adiknya, Abimanyu. Setelah sekian lama hidup mandiri lagi, dia harus adaptasi sama rutinitas lamanya, bangun pagi, masak, nganter adik sekolah, terus lanjut kuliah. “Nanti kalo ada yang nanya, bilang aja Kakak lagi libur kuliah ya. Jangan ngomong aneh-aneh,” kata Ayunda sambil ngolesin selai di roti. “Iya, Kak. Abimanyu ngerti. Kakak hati-hati ya,” jawab Abimanyu sambil nyium tangan kakaknya sebelum berangkat. Ayunda nganter adiknya naik motor matic tuanya. Setelah pastiin Abimanyu masuk gerbang sekolah, dia langsung tancap gas ke kampus. Tapi nasib kayaknya lagi nggak pengen dia tenang hari itu. BRAK! Sebuah motor dari belakang ngebut dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD