Typo belum di perbaiki. Part di tulis dengan tergesa. Maaf jika ada yang tak nyambung atau typo yang sangat parah. Happy reading. *** Ellina menyesap teh yang tersuguh di depannya. Tanpa alasan, punggungnya terasa panas. Ia menoleh kebelakang dan melihat siluet pria yang berjalan keluar. Sosok itu tampak tak asing baginya. "Ada apa?" tanya Ethan mengalihkan perhatian Ellina. Ellina menggeleng. "Tak ada. Kurasa kita harus pergi sekarang," Ethan mengangguk dan berdiri. Mengikuti Ellina yang berjalan lebih dulu. Memasuki mobil dan melaju menuju Universitas Hyroniemus. Dalam perjalanan tak ada perbincangan yang terjadi. Keduanya tampak tenang dengan pikiran masing-masing. Saat mereka sampai di universitas, Ellina turun tanpa mengajak Ethan masuk. Ia melangkah dengan yakin mele

