Kau kejam!

2036 Words

Di sebuah ruangan, Ernest begitu terganggu saat sebuah suara di saku jasnya di iringi dengan getaran halus mengganggu aktivitasnya yang tengah menikmati segelas wine. Dia dengan malas mengangkat telepon itu dan tertegun saat melihat Ethan dengan keadaan yang mengenaskan. Dia melirik id telepon dan menggeram. "Reegan, kau!" Kenzie mengambil alih telepon dan berhadapan dengan Ernest. "Bagaimana dengan kejutannya? Apa kau menyukainya, E. V.?" Ernest mengeratkan gigi-giginya. Bibirnya terkatup rapat. Riak ekspresi wajahnya berubah sangat cepat. Matanya menatap ganas. "Lepaskan dia! Dia adalah orangku!" Kenzie diam sesaat. "Kau memberi perintah padaku? Bukankah dia peretas terbaik di negara ini? Menurutmu apa yang terjadi pada perusahaanmu saat dia mati?" Ernest terbelalak. Kini dia meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD