Edna's Past

2261 Words

“Egor—” “Ini ide yang brilliant bukan? Jadi, kau ikut bergabung kan ?” Sedikit gugup, juga antusias. Itu yang bisa aku deskripsikan dari lonjakan rasa yang ada didalam d**a. Setidaknya aku punya tempat dimana aku bisa diterima. Setidaknya aku bisa bebas dari ibu gila yang mengungkungku melakukan apapun sesuai keinginannya. Tentu saja aku memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. Aku tahu itu, oleh sebab itu ketimbang aku menyianyiakannya tanpa arti baiknya kugunakan untuk sesuatu yang lebih berarti. Tidak akan kugunakan otak ini, juga tubuh ini untuk sesuatu yang sia sia. Sekadar menghabiskan waktu? Tentu tidak untuk apa pula kulakukan itu? “Edna?” Egor menegurku, membangunkanku dari lamunan. “Aku bicara padamu loh sejak tadi.” “Aku.. ikut.” Jawabku sekenanya setelah lamunanku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD