Bab 134

3350 Words

Dua bulan kemudian … Waktu melesat tanpa terasa. Setelah melewati rangkaian ujian, tugas akhir, dan malam-malam panjang yang menguras tenaga, Kania akhirnya dinyatakan lulus dengan nilai terbaik. Tiga tahun yang tidak mudah—penuh tekanan, teguran, dan drama—tuntas dengan hasil yang memuaskan. Rasa syukur membuat dadanya hangat. Senyum manis tak lepas dari wajahnya hari itu. “Akhirnya, gue bebas dari Mrs. Selly. Dua puluh kali masuk BK selama tiga tahun, wajar, ‘kan?” Kania mendecak pelan, menggeleng tidak habis pikir melihat Nala yang berbicara dengan bangga, seolah catatan pelanggaran itu medali kehormatan. “Wajar, kok. Wajar banget malah.” Ekspresi Nala yang semula lega langsung berubah. Ia menatap wajah Kania yang datar, mencoba membaca apakah sahabatnya itu serius atau sedang meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD