Bab 18. Dua Satu Plus Plus

1181 Words

Firman mengejar putrinya yang merajuk, dia tidak bisa membiarkan emosi Megan berantakan seperti itu. Sebab, Megan adalah pribadi yang sulit dikendalikan jika sudah marah. Sementara, di ruangan yang tiba-tiba menjadi hening itu, Utari menghela napas panjang, kali ini dia juga kesal karena Saga meninggalkan semuanya hanya demi Nora. “Dasar anak bodoh, kenapa dia melakukannya, lalu apa yang akan mereka lakukan jika tidak memiliki apa pun?” Batin Utari berkecamuk, memikirkan masa depan Nora yang suram dengan keadaan Saga yang keluar dari perusahaan tanpa pikir panjang. Utari pun menghubungi Nora, dia merasa harus menemui putrinya dan berbicara dengan serius. Namun, Nora tidak menjawab teleponnya. Utari pun beringsut dari duduk, bermaksud untuk pergi ke rumah Saga dan menemui putrinya. Tent

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD