Irfan Kini Sudah Duduk Dibangku Yang Berada Dihalaman Belakang Rumah Bersama Putranya, Bian. Mereka Duduk Saling Berhadapan Hanya Dibatasi Oleh Meja Bundar Ditengah - Tengah Mereka. Terlihat Bian Sedikit Gugup Dan Takut Ayahnya Itu Akan Memarahinya Karena Dirinya Dikeluarkan Dari Sekolah . Biar Pun Sering Bercanda Dengan Anak - Anaknya, Ada Saat Nya Irfan Serius Dan Bersikap Tegas Sebagai Kepala Rumah Tangga. " Ada Apa? " Tanya Irfan Memecahkan Keheningan Malam Yang Ditemani Suara Jangkrik Bersahutan. " Maksudnya ?" Tanya Bian Yang Enggan Menatap Irfan . " Kenapa Kamu Dikeluarkan Dari Sekolah ?" Tanya Irfan . Dia Tahu Pasti Ada Alasan Mengapa Hal Itu Terjadi. Bian Diam Tak Bergeming , Ia Menundukan Kepalanya Takut. " Hey !!" Irfan Menggebrak Meja Cukup Kencang Membua

