BAB 22

2780 Words

Faelyn Duduk Dibangku Taman , Ia Menangis Sejadi-Jadinya .  Air Matanya Mengalir Deras . Ia Seperti Kehilangan Oksigen Sehingga Nafasnya Sesak . Fani Yang Duduk Disampingnya Sampai Kebingungan Harus Bagaimana Menenangkan Faelyn .     " Faelyn Udah Dong ! Jangan Nangis Terus ! "  Fani Terus Saja Mengelus Punggung Faelyn .     " Gu...Gue...Ma....Malu Fan ! " Ucap Faelyn Terbata-Bata Sambil Menangis .     " Yaudah Jangan Dipikirin Banget Faelyn ! "     " Emangnya Dia Siapa Sih Fan ?  " Tanya Faelyn Yang Terus Saja Menangis .     " Dia Itu Dulu Pacar Nya Reyfan ! " Jawaban Fani Membuat Faelyn Terkejut .     " Serius Fan ?" Mata Faelyn Membulat  “ Lo Ga Bercanda Kan ? "     " Iya Serius ! " Fani Mengangguk Serius .     Faelyn Kembali Menangis Lagi , Kali Ini Tambah Keras

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD