37

1459 Words

TIGA PULUH TUJUH MAAF BANYAK TYPO Jantung Lila berdegup dengan kencang. Seluruh badannya terasa berkeringat padahal ia baru saja mandi. Pandangan matanya hanya terfokus kearah depan sana. Dimana di depan sana, ada seorang laki-laki tinggi tegap yang tengah duduk dengan muram dengan bahu yang merosot turun dan pandangan mata yang kosong dan hampa. Tidak ada sinar apapun dalam pancaran matanya, sinar matanya redup dengan mata yang berkaca-kaca dan siap menumpahkan air sebanyak mungkin di sana. Dan Lila bagai manekin dengan mata yang belum mengerjap sedikit pun selama kurang dua menit lebih sejak ia membuka pintu ruangan perawatan Mike. Ya, ruang perawatan Mike dan pada akhirnya atau nyatanya, Lila masih punya hati nurani pada Mike. Hatinya sedikit...ingat, hanya sedikit terenyuh melihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD