Tanpa Merasa Bersalah

1192 Words
Tanpa merasa bersalah seorang pria yang bernama lengkap Adam Satria Putro sedang membeli bunga berencana menjemput dan untuk memberikan sebuah buket bunga tanda permohonan maafnya karena tidak menpati janji pada wanita yang disukainya setelah itu Ia melanjutkan perjalanan menuju rumah Bella sesampainya di sana Ia pun turun dari mobilnya dan mengetuk pintu rumah Bella sambil mengucapkan salam "Assalamu'alaikum."Adam mengucapkan salam kepada tuan rumah "Waalaikumsalam."sahut seseorang dari dalam rumah itu Cklek . "Eh mas Adam,silahkan masuk mas Mau ketemu sama Ayah ya.?"Bella mencoba untuk tetap ramah walaupun sedikit malas melihat wajah pria itu "Ehm tidak mas kesini mau ketemu sama kamu Bella mas punya sesuatu untuk kamu nih."Adam sambil nyerahkan sebuah buket bunga mawar yang Ia sembunyikan di belakang badannya "Wow makasih ya mas buat bunganya sangat indah aku suka,mari masuk mas Adam."Bella berpura-pura bahagia di beri sebuah buket bunga mawar padahal dirinya masih kesal dengan kejadian kemarin "iya syukur lah kalau kamu suka, tidak usah disini saja lebih enak sambil menikmati udara segar di pagi hari"Adam sambil duduk santai tanpa merasa bersalah karena saat itu hari Minggu jadi Ia pun bisa pergi ke rumah Bella pada pagi hari seperti sekarang gadis cantik itu pun kembali sambil membawa nampan berisi air teh lalu gadis cantik itu pun duduk di sebelah meja "Mas sendirian aja tidak bersama Om Gustaf?"Bella bertanya setelah Ia duduk santai di sebelah Adam "Ya mas kangen sama kamu makanya mas kesin sendiri biar bisa ketemu sama kamu."Adam mulai menggombal sambil tersenyum "Hmm. gombalnya buaya,ah.. mas Adam bisa aja deh"Bella dalam hati lalu menjawab perkataan dari Adam "Oh ya mas mau ajak kamu jalan mau enggak?"Adam mengajak gadis cantik itu untuk pergi jalan-jalan "Ya mau aja sih kalau diajak jalan emangnya mau jalan kemana mas?"Bella sambil mengayun-ayunkan kakinya "Iya ke sesuatu tempat yang mungkin pasti kamu suka nantinya."Adam sambil senyum dan menatap wajah Bella "Ya sudah kalau begitu aku siap-siap dulu ya mas?"Bella beranjak dari tempat duduknya "Oke Mas tunggu."Adam sambil mengedipkan mata sebelahnya Bella yang melihat tingkah laku Adam seperti itu merasa sedikit geli di buatnya setelah bersiap mereka berdua pun berpamitan kepada Ayahnya Bella setelah mereka berdua menuju mobilnya Adam pria itu pun membukaan pintu mobil untuk Bella "Silahkan masuk cantik"Adam membukakan pintu mobil untuk Bella "Terimakasih mas Adam"Bella pun langsung bergegas masuk kedalam mobil pria dewasa itu lalu kemudian di susul Adam masuk kedalam mobil setelah itu menyalakan mesin lalu melaju meninggalkan area rumah Bella di dalam mobil Adam memberi sebuah sebuah handkerchief berwarna hitam "Kamu pakai ini dulu ya?"Adam memasangkan handkerchief pada Bella "Iya mas,tapi mas enggak mau usilin aku kan.?"Bella mengambil handkerchief itu dari tangan Adam "Ya enggak lah Bel,mana mungkin mas tega ngerjain kamu."Adam sambil memasang sabuk pengaman,menyalakan mesin mobilnya berlalu menjauhi rumah gadis itu seketika situasi di dalam mobil hening tanpa pembicaraan sampai lima menit kemudian Bella pun mulal pembicaraan mereka "Mau kemana sih mas sampai pakai acara tutup mata segala?."Bella cemas takut Adam akan berbuat hal macam-macam "Ada lah pokoknya,sabar bentar lagi kita sampai kok kamu sabar ya?."Adam menyabarkan gadis cantik itu dengan suaranya yang begitu sangat lembut itu beberapa menit kemudian mereka berdua pun sampai di tujuan Adam pun memapah gadis cantik ini turun dari mobilnya dan berjalan menuju tempat yang di bilang oleh Adam tadi lalu Ia pun membukakan ikatan handkerchief tadi pas Bella membuka matanya perlahan Ia pun terkejut  "Surprise."Adam sambil membukakan handkerchief dari belakang gadis itu "Aaa bagus banget mas."Bella terkejut melihat sesuatu yang di berikan oleh Adam untuk ya "Silahkan duduk cantik"Adam sambil menggeserkan kursi untuk perempuan yang dia sukai itu "terimakasih mas Adam."Bella pun duduk di kursi itu sambil meletakkan serbet di atas pangkuannya "Iya sayang mau makan apa.?"Adam sambil melihat-lihat daftar menu makanannya "Ah. sayang?,semudah itu kah dia memanggilku dengan sebutan sayang,hm.apa ya enaknya?, terserah mas Adam aja deh mau pesan apa?,aku ikut mas Adam aja."Bella yang jarang atau tidak pernah makan di luar itu bingung harus pesan apa "Ehm. Steik sama minumannya Fruit jusnya dua ya mas."Adam yang sedang berbicara dengan pelayanan di restoran itu "Baik pak sebentar lagi akan kami antar"pelayanan di restoran itu pun bergegas menuju ruang masaknya Mereka berdua pun mendengaran music romantis di tempat itu tiba-tiba saja Adam berinisiatif menyanyikan sebuah lagu untuk gadis yang Ia sukai itu,karena Ia mempunyai suara yang sangat bagus dengan bangganya Ia pun bangkit dari duduknya dan izin kepada Bella untuk di tinggal sebentar "Bell mas tinggal sebentar enggak apa-apa kan?"Adam meminta izin kepada Bella untuk di tinggal pergi sebentar "Ehm iya mas silahkan enggak apa-apa kok."Bella yang juga agak sibuk dengan handphonenya pun biasa aja Adam lalu pergi ke atas panggung yang ada di tempat itu Ia pun mulai memilih lagu yang Ia kuasai setelah itu barulah ia bernyanyi "Teruntuk kamu yang di sana dengarin ya? ini lagu khusus ku persembahkan untuk kamu."Adam yang sedang bersiap di stand mic sambil menatap wajah Bella dari kejauhan Cantik… Ingin rasa hati berbisik Untuk melepas keresahan Dirimu Cantik… Bukan ku ingin mengganggumu Tapi apa arti merindu Selalu… Ooo… Walau mentari terbit di utara Hatiku hanya untukmu… Ada hati yang termanis dan penuh cinta Tentu saja kan kubalas seisi jiwa Tiada lagi Tiada lagi yang ganggu kita Ini kesungguhan Sungguh aku sayang kamu Cantik… Bukan kuingin mengganggumu Tapi apa arti merindu Selalu… Ooo… Walau mentari terbit di utara Hatiku hanya untukmu… Ada hati yang termanis dan penuh cinta Tentu saja kan kubalas seisi jiwa Tiada lagi Tiada lagi yang ganggu kita Ini kesungguhan Sungguh aku sayang kamu Ingin ku berjalan menyusuri cinta Cinta yang abadi untukmu selamanya… Heeei….. heya ya ya heya ya ya heya… Ada hati yang termanis dan penuh cinta Tentu saja kan kubalas seisi jiwa Tiada lagi Tiada lagi yang ganggu kita Ini kesungguhan Sungguh aku sayang kamu Bella terkejut mendengar namanya di sebut dan semua pengunjung pandangan mereka mengarah kepada gadis cantik itu setelah selesai bernyanyi sambil masih memegangg mic ia pun berbicara "Bella sebelumnya aku mau minta maaf sama kamu atas kejadian kemarin aku sangking terlalu sibuk menyiapkan ini sampai aku lupa untuk menjemput mu dan aku tau ini mungkin terlalu cepat tapi aku tidak bisa menyembunyikan perasaan istimewa ini lagi untuk kamu,kamu mau enggak jadi bagian dari hidup ku?"Adam sambil berjalan mendekati gadis cantik itu Deg.. "Waduh... Aku harus jawab apa nih,kalau aku tolak nanti takutnya dia tinggalin aku disini sendirian tapi kalau aku terima dia jadi pacarku,hati ku belum ada perasaan terhadap dia gimana nih."Bella dalam hatinya berbicara "Hay Bell kok ngelamun sih"Adam menegur dan sambil menatap wajah wanita yang Ia tanyai itu "Ah iya mas"Bella menjawab sambil terkejut dari lamunannya "Benar jawab iya nih?"Adam memastikan "Ehm iya benaran kok mas Adam"Bella mengiyakan pertanyaan Adam sambil tersenyum manis "Jadi mulai sekarang panggilannya sayang ya?, jangan mas lagi ok"Adam mulai merangkul pundak wanita yang sekarang sudah jadi pacarnya "Iya sayang ku"Bella yang ada di dalam rangkulan pria perawakan dewasa itu Semua orang yang ada di sana pun riuh dengan siulan dan tepukkan tengan melihat mereka berdua berpelukan erat Aduh gimana nih ekspresi Dennis kalau tau sahabat cantiknya itu telah memiliki pasangan apa kah dia masih berdiam diri saja masih tetap tidak mau mengakui bahwa dirinya memang mencintai gadis itu
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD