Bab 89. Ngidam Aneh Sejak beberapa minggu ini Esvaldo dibingungkan dengan mood swing istrinya. Dia bahkan tidak mengijinkannya mendekatinya. "Sayang, aku kangen," ucap Esvaldo manja. Dia melangkah ke arah istrinya berada. Tak ada pelukan yang dia terima, hanya istrinya yang langsung membekap hidungnya. Sungguh Esvaldo merasa bingung kini. Ini pertama kalinya dia berurusan dengan wanita hamil. Dan itu adalah istrinya. Mungkin kalau lelaki lain yang merasakan apa yang kini dia rasakan, dia akan menertawakannya. Akan tetapi, ketika dirinya sendiri yang mengalami rasanya sangat tidak nyaman. "Back off!" bentak Amara sembari tetap membekap hidungnya seakan Esvaldo menguarkan aroma yang menjijikkan. "What happened?" tanya Esvaldo berusaha tak tersinggung akan perilaku istrinya. "Kamu bau,"

