Bab 74. Kebencian Sesil "Kurasa itu memang hukuman yang pantas diterima Leo, dia akan aku hukum dengan terus menemani Sesil hingga gadis itu sehat seperti sebelumnya. Biar nanti Sesil yang memutuskan apa yang harus kita lakukan kepada Leo," sahut Esvaldo menjelaskan dengan sejelas-jelasnya kepada sang istri. Hingga kerutan di kening istrinya itu menghilang. Tampak senyuman di wajah Amara. Dion yang melihatnya hanya bisa tersenyum simpul. Kakaknya mendapat suami yang luar biasa. Sungguh dia semakin mengagumi sang kakak ipar. "Eh, sayang. Tapi kan Sesil langsung histeris begitu melihat sosok Leo," ucap Amara mengingat ucapan Dion yang mengatakan kalau Sesil selalu mengamuk setiap melihat sosok yang mirip dengan Leo perawakannya. Bahkan saat melihat Esvaldo saja Sesil langsung hilang kendal

