Bab 65. Menyelamatkan Sesil "Aku dan kakak Amara tidak meneruskan sekolah, ka--" Dion tak mampu menjelaskan kondisi mereka. Dia sungguh malu kepada kakak iparnya. Dia takut salah bicara dan membuat hubungan kakaknya dan suaminya jadi bermasalah karena ucapannya yang bisa membuat kakaknya malu. "Ka?" tanya Esvaldo tak mengerti kenapa adik iparnya itu tak meneruskan ucapannya. "Tidak. Bukan apa-apa," sahut Dion bergerak tak nyaman di tempatnya. Padahal kursi yang di dudukinya bahkan lebih lembut dari apapun. "Kamu bisa berbicara apa saja, jangan malu. Dengan begitu kakak bisa membantu kalian," ucap Esvaldo meyakinkan. Dengan ragu, Dion menatap ke arah kakak iparnya. "Kami tidak punya biaya untuk meneruskan sekolah. Biar Sesil saja yang sekolah karena dia yang paling kecil," ucap Dion

