10.5

1129 Words

Sejak menikah dengan Reza, Uci tidak pernah benar-benar merasa sesuatu berjalan dengan benar, meski sebentar saja. Baru kemaren rasanya Uci bisa membuka hatinya untuk memulai rumah tangga dengan Reza dengan tidak lagi membawa-bawa Adam saat ia bersama Reza, baik itu kenangan atau mimpi-mimpinya. Ya, meskipun Adam dan segala hal tentang Uci dan pria itu bukanlah hal yang akan bisa ia lupakan dalam semalam. Tapi lihat? Uci bisa. Uci sangat menghargai pernikahannya dengan Reza. Ia serius dan tidak main-main akan hal itu, apalagi ia dan Reza benar-benar telah menjadi suami-istri. Setelah semua tentang dirinya telah dimiliki oleh Reza tentu Uci memiliki ketakutan untuk ditinggalkan pria itu. Ia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Lalu sekali lagi sesuatu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD